Jumat, 23 Oktober 2026
TERKINI
Otomotif

PEVS 2026 Segera Digelar di Jakarta, Mobil Listrik Jadi Sorotan Utama

Oleh pPTLwS6HwuPS2 menit baca2 dibaca

Jakarta, 23 Oktober 2026 — Perkembangan kendaraan listrik di Indonesia kembali mendapat panggung besar menjelang penyelenggaraan Periklindo Electric Vehicle Show atau PEVS 2026. Pameran kendaraan listrik tersebut dijadwalkan berlangsung pada 29 Oktober hingga 1 November 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Ajang ini menarik perhatian karena industri kendaraan listrik Indonesia sedang memasuki fase persaingan yang semakin ramai. Konsumen tidak lagi hanya membandingkan harga, tetapi juga jarak tempuh, kecepatan pengisian, fitur keselamatan, layanan purna jual dan ketersediaan infrastruktur pengisian daya.

PEVS 2026 Buka Ruang untuk Konsumen

Berdasarkan informasi penyelenggaraan yang diberitakan Moladin, pengunjung umum dapat datang selama empat hari dengan jam operasional yang berbeda. Salah satu daya tarik utama pameran adalah kesempatan melihat berbagai kendaraan listrik secara langsung dan mencoba sejumlah produk melalui fasilitas test drive.

Pengalaman langsung penting karena karakter kendaraan listrik berbeda dari mobil berbahan bakar konvensional. Respons pedal, tingkat kebisingan, pengereman regeneratif dan karakter akselerasinya dapat dirasakan lebih jelas ketika calon konsumen berada di dalam kendaraan.

Persaingan Mobil Listrik Makin Beragam

Pasar kendaraan listrik Indonesia kini diisi berbagai merek dan model. Persaingan tersebut mendorong produsen menawarkan teknologi yang semakin beragam, mulai dari baterai dengan kapasitas lebih besar hingga sistem bantuan pengemudi dan konektivitas kendaraan.

Namun, spesifikasi tinggi bukan satu-satunya pertimbangan. Calon pembeli juga perlu melihat jaringan servis, garansi baterai, biaya kepemilikan dan ketersediaan suku cadang.

Infrastruktur Pengisian Tetap Menjadi Faktor Penting

Pertumbuhan penjualan mobil listrik harus berjalan seiring dengan pembangunan infrastruktur pengisian. Konsumen yang tinggal di perkotaan mungkin memiliki akses lebih mudah ke stasiun pengisian, tetapi pengguna yang sering melakukan perjalanan antarkota perlu memperhatikan ketersediaan fasilitas di sepanjang rute.

Waktu pengisian juga menjadi pertimbangan. Teknologi fast charging dapat membantu mengurangi waktu berhenti, tetapi kecepatan pengisian dipengaruhi oleh kemampuan kendaraan, kondisi baterai dan kapasitas charger.

Apakah Mobil Listrik Semakin Layak Dipilih?

Jawabannya kembali pada pola penggunaan. Mobil listrik dapat menarik bagi konsumen yang memiliki akses pengisian di rumah atau kantor dan banyak berkendara di wilayah dengan infrastruktur yang memadai.

Sementara itu, pengguna yang sering menempuh perjalanan jauh di wilayah dengan jaringan pengisian terbatas perlu membuat perencanaan lebih matang.

PEVS 2026 menjadi kesempatan bagi konsumen untuk membandingkan perkembangan tersebut secara langsung. Semakin banyak pilihan dan semakin baik infrastrukturnya, semakin terbuka pula peluang kendaraan listrik menjadi bagian yang lebih besar dari pasar otomotif Indonesia.

Sumber fakta: Moladin dan ANTARA, Oktober 2026. Artikel ditulis dan dianalisis secara independen oleh redaksi Kabar Pijar.

Penulis di Kabar Pijar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *